Bercerita dengan Tuhan

hai Tuhan, apakah Kau sedang berbincang dengan hamba yang lain? tolong menoleh padaku dan dengarkan aku.
Tuhan, kalau bukan karena aku menuntut ilmu ungkin sudah aku bunuh beberapa serangga kecil yang menyerbu rongga otakku. tapi sayang menurut orang pintar serangga itu bermanfaat bagi kecerdasan otakku. jelas saja, mereka merangsang kecerdasanku dalam mengolah bahasa tubuh agar otak dan telinga makin singkron. Tapi , tahukah Kau Tuhan justru serangga kecil itu membuat pikiranku binal ! mereka menyita dan mengambil sebagian makanan kecilku yang sengaja aku sisihkan untuk hari esok (yang lebih baik, bukan?).
aku tak menuntut Tuhan untuk membunuh dan menghancurkan serangga serangga itu, aku hanya minta buang mereka jauh jauh dariku, aku lebih baik idiot ketimbang memelihara serangga di sela sela rongga otakku dan memeliharanya di depan mataku.
serangga itu tak perduli, mereka menanamkan kebodohan, dan rasa tidak bersyukur.
beruntung aku sempat sadar dan terpukau atas ketidakwarasan serangga itu.
aku bukan lagi berperan menjadi saya pada area bebas pikir si serangga, karena pada konteks yang sama aku bukanlah aku. mereka memanipulasi beberapa pikiranku yang dangkal menjadi sangat (dangkal tak terkira).
jauh dari cerita di atas, yang aku mau hanya satu Tuhan!
tolong ambil nyawaku !!!
karena aku tahu aku sudah tak punya tempat di antara mereka yang mengaku perduli !!!

Comments

Popular posts from this blog

TEORI PEMBANGUNAN DUNIA KETIGA

Melankoli !

Sedang tebangun dari tidur panjang