Memoar Kelahiran. (Refleksi Hari Kelahiran Jiwa)
Perjalanan adalah titian kisah hidup manusia. warna-warninya kita yang tentukan sendiri. tetapi sayang, aku tak punya cukup kuasa untuk menghadirkan warna-warni kisah dalam usiaku yang sudah meninggalkan masa seperempat abad. pilihan-pilihan dari banyak pihak telah mendoktrinku. bagaimana tidak. kegamanganku terhadap keputusan yang tengah dipertimbangkan, sudah keburu di terkikis ombak. namun, ternyata usiaku kini ternyata bukan lagi soal huru-hara pesta, upacara tiup lilin yang terkesan dipaksakan atau tentang banyaknya kejutan serta hadiah yang diberikan. Memoar kelahiran. Bukan lagi sebuah angka, melainkan rekaman detik-detik hadirnya jiwa baru di dunia ini. siapa sangka, dulu Tuhan dan Jiwa telah melakukan perjanjian. Perjanjian suci antara insan dan Tuhannya. tentang kemana jiwa akan turun di muka bumi ini. mungkin jiwa itu memilih mereka sebagai indung nya atau mungkin, Tuhan yang berbaik hati menempatkan jiwa itu pada indung yang beruntung. Minggu, 12 Ap...