Posts

Showing posts from September, 2015

Saya Telah Mati

Oleh : Rosawati Intelek, saya terlalu intelek. Itu yang mereka utarakan sambil terus mengisap batang rokok yang aromanya lebih busuk dari sampah. Menurut saya itu hanya ungkapan umum, toh mereka orang berpendidikan seharusnya tak asing dengan istilah itu. Menganggap ocehannya adalah kentut biasa merupakan langkah yang baik agar suasana tidak bertambah panas. Saya dituntut berkata seronoh. Saya dituntut memahami perbendaharaan kata mereka. Bagi saya itu amat bodoh ! kenapa harus saya yang berpikir? Apa mereka hanya ingin disuapi?

Sumbangnya Aktivis pada Event Silahturahmi Aliansi OKP Kota Cirebon

Sekapur sirih ( Rosawati. Alumni Fisip Unsoed Purwokerto 2014) Apa kabar mahasiswa Indonesia? Apa kabar Mahasiswa Cirebon, Menjadi mahasiswa pada zaman serba pragmatis seperti ini memang paradoks. Di satu sisi, idealisme mahasiswa yang hakiki harus ditegakkan, yakni bagaimana mendewasakan pikiran agar bisa mengatasi segala persoalan kehidupan bernegara maupun beragama dengan pola pikir yang sistematis, kritis, analitis dan komprehensif; dan untuk mendapati proses idealisme seperti itu tentu bukan persoalan mudah yang bisa didapat secara pragmatis dan instan. Penuh perjuangan serta dialektika berpikir yang panjang.

Dharma Wanita Sebaga Identitas Patriarki

Oleh : Rosawati rosawatimerdeka182@gmail.com Satu bulan sudah saya menjejakin dunia sebagai manusia mandiri. Dunia di mana setiap manusia khususnya perempuan harus menempati status sosial yang dikekalkan di masyarakat. Kebebasan seorang perempuan harus terbatasi oleh aturan di masyarakat, perempuan lajang dilarang berjalan sendirian. Dilarang untuk keluar malam dengan atau tanpa laki-laki. Perempuan penuh mitos yang membelenggu, di manakah harus saya taruh kemerdekaan berpikir dan berkreasi?

Terik Keramaian

Image