Posts

Sajak Tapal Batas

Oleh : Rosa Desiran menderu mengajakku berdendang Katakan padanya salam dari tanah kelahiran Ibunda tak lelah menangis menabur doa Adinda yang tak kunjung berpeluh duka berkata mereka tapal batas ini membunuhmu

Biarkan Rindu bertamu

ღღ   Oleh : Rosawati   ღღ Aku tak mengerti mengapa sepi melanda hatiku, buka kemauanku sendiri.. tidak ku mengerti mengapa pilu di pinggir hatiku, dan ku coba untuk mengusir tapi tak berdaya. Lalu terbuka gerbang itu, menyambut rindu datang bertamu aku gelisah. kini rindu itu menyebut cinta yang ditakdirkan untukmu lelakiku. bukan pintaku, atau inginku di dalam dada aku tersiksa tapi mengapa hanya sekadar bertamu? cinta yang datang cepat berlalu untuk melepaskanmu demi karena aku masih sayang..sayang padamu ku menghimpun rindu lagi untuk bertamu, ** terdiam , menahan belati yang menikam kalbuku. separuh nyawa ku pandang wajah di hadapan cermin, tidak bermaya langkah kakiku saat ini. ** tidak ku sangka tutup kembali gerbang itu terpisah jua kita akhirnya

Cerita dari Inggris....

Image
DIANA SPENCER Kehidupan awal Diana Frances Spencer merupakan anak kedua dari   Edward John Spencer , yang kemudian menjadi Earl Spencer ke-8, dan istri pertamanya,   Frances Spencer, Viscountess Althorp . Diana dilahirkan di Park House, Sandringham , di   Norfolk , Inggris, dan di baptiskan   di Gereja Santa Maria Magdalena oleh Pendeta   Percy Herbert . Diana mempunyai latar belakang keluarga kerajaan dan bangsawan. Di sebelah ibunya, Diana mempunyai darah orang Amerika. Moyang Diana merupakan seorang wanita dari keluarga berada dari Amerika,   Frances Works . Di sebelah ayahnya, Diana merupakan keturunan langsung   Raja Charles II   melalui dua anak laki-laki di luar nikah dan meneruskan   Raja James II   melalui seorang anak perempuannya yang luar nikah. Menurut penyusun biografi Diana,   Lady Colin Campbell , moyang kepada moyang Diana,   Eliza Kewark   (beberapa sumber mengeja nama   Kew...

Kado Terindah

Image
     Ketika masih bermain ria di taman kanak-kanak aku selalu mencari hal yang berhubungan dengan crayon dan kertas..      Mama memasukkan ku langsung ke kelas Nol besar, karena melihat kemampuanku mengimbangi teman-teman.           Pada suatu minggu terdapat 5 temanku yang berulang tahun, otomatis mamah membelikan kado untuk ke lima temanku, belajarpun tersingkirkan demi ulang tahun kelimanya... makan bersama dan aku selalu menangis dan selalu rewel karena tidak mau makan sayur dan daging opor yang disajikan. aku hanya makan permen dan chiki di pojokan kelas sambil belepotan coklat..  aku pernah mengambil hadiahku untuk salah satu temanku, ku ambil karena hadiahnya adalah kesukaanku, Boneka susan dengan baju ganti. aku menangis sejadi-jadinya ketika ketahuan oleh mama.            Waktu cepat berlalu... bulan april tanggal 12 aku berulang tahun, mama menyiapkan perayaan kecil dan amat...

Coretan Cerita 1 tahun

Tertangkap dalam kamera saat itu ada satu mata yang tertuju padaku. pertemuan itu berlanjut di sebuah kelas pengembangan diri, belum merasa dekat dan sangat asing. hanya bisa bercuri pandang. ingin sekali bertegur sapa, siapa dia, apa kabarnya, ya kadang itu memang takku lakukan. >.< sampai juga pada alasan aku bisa berbicara dengannya. pria dingin yang mini kata. Aku cengengesan   nggak  jelas, sama-sama gagap dan tak banyak bicara. lambat laun pembicaraan kami mengalir seiiring berjalannya kuliah. selalu ada obrolan, selalu ada kata-kata, dan selalu ada masalah yang kami bahas disetiap pertemuan.  kami sepakat menamai ini adalah persahabatan. entah sejak kapan itu aku tak berusaha mengingatnya. kami selalu bersama kala ada sebuah kegiatan di luar kampus. hingga aku masih mengingat ada kisah yang belum aku  sadar.  ku hirup dalam-dalam udara pagi itu, udara pegunungan slamet. pegunungan slamet yang pembawa cerita, kisah, dan duka. ku sapu pandang...

Tanpa Pesan

Berkata jauh-jauh ke depan.. sebenarnya aku juga ga tau mau bicara apa di sini, mau panjang lebarkah? atau hanya umpatan kebencian pada pendiktator Kampus Fisip? jauh-jauh saya sudah utarakan argumen di hadapan teman-teman mengenai pemikiran yang muncul saat melihat sebuah kondisi di mana bila Dekanat tahu, bisa digantung kita,,, eh mereka. periode tertentu sudah bukan lagi waktu untuk merdeka, artinya kepemimpinan seseorang tidak ada yang abadi. saya tidak mau membahas ini itu,. ini hanya pandangan saya soal FISIP UNSOED. sebagian mahasiswanya tidak mau ada pengekangan, tidak mau ada sesuatu yang membuat mereka terganggu. peraturankah, Dosenkah, atau birokrat. semuanya mereka lawan dengan pandangan mereka masing-masing. perhulatan teori di sana-sini, kericuhan dialog menjadi syarat utama (mungkin). sepakat dalam keadaan tertentu (Pastinya) tapi apakah ada kata sepakat yang sebenarnya. saya pernah mendengan celotehan mereka, "Loe berpendapat gitu udah baca buku apa??" ...

Parlemen Indonesia tanpa Partai politik

Oleh : Rosawati  Sejarah perpolitikan Indonesia yang penuh warna dan penuh dengan perseteruan, serta membawa visi dan misi yang beraneka ragam.  Tentunya yang kita harapkan adalah sebuah wujud pengaplikasian dari setiap visi dan misi partai politik yang ketika disampaikan sangatlah membuat hati Saya bahkan masyarakat lain tergugah. Tapi yang terjadi sekarang ini tidaklah seperti yang disampaikan visi misi tiap parpol, melainkan hanya sebuah kepentingan-kepentingan parpol, berteriak atas nama golongan, dan bukan lagi sebuah parpol yang berazaskan suara rakyat.             Semakin banyak parpol bukanlah semakin membantu tapi sekali lagi malah menjadi tambah kacau. Carut marut di kursi legislatifpun tak ketinggalan hebohnya. Mulai dari DPR yang di cap Taman kanak-kanak, ricuh saat pengambilan keputusan (kasus Bank Century), dari yang tertidur saat sidang, hingga nonton film porno ketika rapat sedang berlangsung. Ironi memang, ketika mereka dipili...