Kota Prodeo
Kota Prodeo
Oleh Rosawati
(Reaksi rasa terhadap Puisi Pertanyaan oleh Nissa Rengganis)
Baja hitam berkarat
Tak ada hujan dan dentuman
Tak ada derap jantung malam
Tak ada suara-suara gitar dan okarina
Dan, tak ada bisik manusia melantunkan drama
Jangan tanyakan di mana oksigen berada
Sipir sibuk mencari sampah oksigen
Sementara, goresan dinding penuh oleh derita hari
Sebab tak ada yang paling dirindukan dari oksigen dan matahari
Sudut gelap penuh tangis
Akan menjadi begitu kejam
Tak boleh ada yang basah selain kabar duka
Tak ada yang boleh bising selain deru pesawat
Pembawa tahanan genap cacat mental
Sulit terbahasakan oleh sebuah kota.
Tak tahu kapan terakhir aku tertawa
Serta menjerit sekuatnya
Karena telah terlalu fasih meninggalkan kebisingan.
Cirebon, 19 November 2015
Dalam Lapas Tikus
Oleh Rosawati
(Reaksi rasa terhadap Puisi Pertanyaan oleh Nissa Rengganis)
Baja hitam berkarat
Tak ada hujan dan dentuman
Tak ada derap jantung malam
Tak ada suara-suara gitar dan okarina
Dan, tak ada bisik manusia melantunkan drama
Jangan tanyakan di mana oksigen berada
Sipir sibuk mencari sampah oksigen
Sementara, goresan dinding penuh oleh derita hari
Sebab tak ada yang paling dirindukan dari oksigen dan matahari
Sudut gelap penuh tangis
Akan menjadi begitu kejam
Tak boleh ada yang basah selain kabar duka
Tak ada yang boleh bising selain deru pesawat
Pembawa tahanan genap cacat mental
Sulit terbahasakan oleh sebuah kota.
Tak tahu kapan terakhir aku tertawa
Serta menjerit sekuatnya
Karena telah terlalu fasih meninggalkan kebisingan.
Cirebon, 19 November 2015
Dalam Lapas Tikus

Comments
Post a Comment