Gugah Komitmen ! (NOW)
Setiap ucapan selayaknya harus diiringi pula
oleh perbuatan yang konsisten ! konsisten pada ucapannya maksud saya ! hahaha
saya bukan dosen, satpam Unsoed, aktivis tulen
yang militan, saya cuma intelektual muda yang abal-abal. tidak perlu mengikuti
apa yang saya bicarakan di sini, cepat-cepat close tab catatan ini sebelum anda
benar-benar geram pada saya, (Red: manusia alay sebutan dedengkot fisip)
stop sampai sini, jelas kalian bisa mengetahui
siapa saya dari beberapa informasi valid. di sini saya akan bercerita tentang
sebuah kisah. Kisah yang memang tak harus diceritakan dengan atau tanpa akal
sehat.
Pernah ga kalian mendengar ayam berkokok namun
mereka justru berburu kumbang ?pernah ga kalian melihat kereta berjalan di rel
namun mencari jalan lain karena relnya sering anjlok? nah, apa yang terlihat?
istilah mudahnya ketidak sejalanannya antara proses "normal" dengan
dampak atau reaksi yang ditimbulkan. Bagi beberapa disiplin ilmu ini hal yang
biasa bisa terjadi berbagai kemungkinan. karena Menurut Fishbein,
ada dua macam keyakinan. Pertama, yakin pada suatu hal. Ketika Anda
meyakini sesuatu, Anda akan berkata bahwa hal tersebut ada. Kedua, yakin
tentang adalah perasaan Anda pada kemungkinan bahwa hubungan tertentu ada
di antara dua hal.
Saya jelas akan menggunakan hak berpendapat
dan naluri kritik saya. sepanjang 3 tahun 6 bulan merayap di kampus Fisip
Unsoed terjahanam, kenapa? karena di fisip ini bisa merubah orang kanan menjadi
kiri, orang putih menjadi hitam bahkan abu-abu (nanti akan saya ceritakan),
membuat orang yang alay (saya) menjadi orang yang diam dan tersungkur. berbagai
arus pergulatan ideologi yang berkembang, mendewakan paham-paham dari luar yang
saya tidak mengerti dari mana dan untuk apa mereka memfanatikkannya. berbagai
isu-isu baik itu isu kampus, pedesaan, bahkan soal perbudakan amat liar
mengalir di sini. kampus yang sebentar lagi akan saya tinggalkan.
bahasa kerennya saya ingin keluar dari batas
kelumrahan yang biasa saya lakukan.
Sebelumnya saya haturkan beribu-ribu kata maaf
! jika kalian satu di antaranya !
kalian masih ingat isu kenaikan BBM beberapa
tahun, saya ingat tuntutan yang tertulis adalah BBM naik, mencekik buruh dan
mahasiswa.
kita putar pemandangan, mencekik buruh yang
mana? toh setiap menjelang lebaran motor selalu laku di pasaran. Mencekik
mahasiswa, mencekik alasan ke orang tua untuk minta uang lebih atau apa? toh
kalian pasti selalu punya uang untuk sekadar beli pulsa gadget, rokok, dan
belanja. mahasiswa yang mana yang dicekik? buruh mana yang dicekik lalu
digantung di tiang gantungan? tidak ada kan? secara sadar kalian melakukannya.
Masih ingat kah kalian demo penyambutan
Muh.Nuh si menteri pendidikan , tuntutan tersebut bilang BOPP, BFP ILEGAL dan
merupakan tindakan komersialisasi pendidikan. apa yang kalian lakukan? kalian
tahu biaya kuliah mahal tapi justru bolos kuliah dengan alasan yang dibenarkan,
apapun itu. kuliah hingga 14 semester, ingat kuliah mahal, semakin lama di
kampus semakin banyak juga biaya yang dikeluarkan.
boleh kita bilang ini merupakan bentuk
komersialisasi tapi coba untuk tidak membuang uang lebih banyak di kampus ini,
bukan untuk menambah jumlah pengangguran ! itu hanya penyangkalan ! cepat
usaikan dan berbuatlah sesuatu untuk perubahan ! sekecil apapun untuk sistem
yang dinamakan komersialisasi pendidikan itu.
Kalian angkatan 2010 pasti masih ingat isu
penggusuran 3 sekre revolusioner yang luar biasa itu? isu penggusuran itu
terjadi karena kontrak si dekan dengan pengusaha, katanya ingin dijadikan
KANTIN begitu ! haha. Demo dan penarikan massa besar-besaran dari warga fisip
bahkan yang sedang kuliah pun di ajak bahkan di jemput oleh si peserta demo.
Arak-arakan dan baliho besar terpampang di depan ruang Sumarno A "DEKAN
PENGHIANAT" (horor men !). oke singkat cerita setelah banyak dilakukan
mediasi, mahasiswa tetap kalah. Kantin telah di bangun, megah. kemudian ramai,
padat dan penuh dengan suara bising ! dan perhatikan ! banyak (tidak
keseluruhan rutin) mahasiswa yang dulu pernah mendemo dan makan dengan kaki
angkat satu, minum kopi good day dingin, mie rebus, dan tangan memegang rokok !
(Beeeuh nikmat). berdiskusi, menarik mahasiswa netral untuk masuk salah satu
gerakan, membuat program, membahas sistem kapital, membahas piere bordue,
membahas fasisnya rezim SBY, dan mengerjakan tugas UKM di kantin.
apa yang terpikirkan di benak kalian (red:
pembaca) ? ketidak konsistenan bukan?
Banyak mahasiswa berideologi kuat, tangguh,
dan mereka aktif dibanyak kegiatan namun Kalian tidak bisa menutup mata
sebenarnya banyak kasus yang telah banyak birokrat kampus ketahui, termasuk
masalah GANJA, Penyebar CIU di kampus, Narkoba jenis lainnya hanya saja
birokrat belum mengetahui siapa saja dalangnya, itu bagaikan virus ebola yang
meledak !
dan banyak pengguna dan penikmatnya adalah
mahasiswa berideologi kuat itu. saya tidak bisa membuktikan secara fisik namun
saya saksi mata dan hanya mata inilah yang menjadi saksi.
Teori koherensi (the coherence theory of trut)
menganggap suatu pernyataan benar bila di dalamnya tidak ada perntentangan,
bersifat koheren dan konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang telah dianggap
benar. Dengan demikian suatu pernyataan dianggap benar, jika pernyataan itu
dilaksanakan atas pertimbangan yang konsisten dan pertimbangan lain yang telah
diterima kebenarannya.
dari keseluruhan apa yang saya bicarakan di
atas bukan gosip, namun fenomena yang saya temukan untuk bekal selepas pergi
dari Fisip ini. Konsistensi, koherensi mahasiswa dalam apa yang di
ucapkan, diideologikan, serta yang dibenarkan sepantasnya diletakkan di atas
kebenaran juga keberpihakan ucapan pada dasar langkah seorang mahasiswa.
dimulai dari kalian, kelompok, kemudaian kita ubah indonesia dari hal yang
paling kecil.berbuat konsisten dan bukti kongkrit adalah tujuan, bukankah itu
yang menjadi tuntutan? Konsisten lah, ambil sikap keberpihakanmu lebih dulu
sebelum kalian berbicara !Jangan menunggu menjadi luar biasa untuk mengkritik
!
Purwokerto, 24 Mei 2014
Comments
Post a Comment